Tiga Desainer Blitar Lolos Fatmawati Trophy Jawa Timur, Haji Basori: PDI Perjuangan Dukung Anak Muda Kreatif dan Berjiwa Bisnis

KafeBerita.com, Blitar – Tiga peserta asal Kabupaten Blitar lolos sebagai finalis regional Jawa Timur dalam kompetisi desain kebaya khas Pahlawan Fatmawati digelar DPP PDI Perjuangan. Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Haji Basori mendorong kreativitas anak muda tidak berhenti pada kemampuan berkarya, tetapi berkembang menjadi peluang usaha.

Persiapan menghadapi seleksi regional dilakukan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Senin (17/8/2026), setelah pelaksanaan upacara HUT ke-81 Republik Indonesia. Pengurus dan peserta upacara ikut menjadi penonton dalam simulasi presentasi karya para peserta.

Selamat Hari Jadi Kabupaten Blitar Ke-702 DPC PDI Perjuangan

Simulasi tersebut dipandu langsung Basori untuk melatih kesiapan peserta sebelum mengikuti seleksi regional Jawa Timur pada 23 Agustus 2026. Para peserta diminta mempresentasikan karya desain kebaya yang telah mereka siapkan untuk kompetisi.

Basori mengatakan kegiatan seperti memperebutkan Fatmawati Trophy memberikan ruang bagi generasi Z dan milenial untuk mengembangkan kemampuan. Menurutnya, anak muda tidak hanya perlu dibekali kemampuan berbicara dan tampil percaya diri, tetapi juga harus memiliki kemampuan melihat peluang dari karya yang mereka hasilkan.

Ia melihat para peserta memiliki kemampuan imajinasi yang kuat untuk menuangkan gagasan menjadi karya. Potensi tersebut menurutnya dapat dikembangkan lebih jauh agar menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

“Anak-anak ini punya jiwa bisnis juga saya lihat. Oleh karena itu, anak-anak ini kemampuan imajinasinya untuk mengeluarkan dan menuangkan dalam bentuk karya luar biasa bagus,” kata Basori.

Wahyu Rupingi Kademangat Blitar Fatmawati Trophy Kebaya 17 Agustus 2026
Wahyu Rupingi desainer muda Kademangan-Blitar uji coba mempresentasikan kebaya yang didesainnya sebelum berangkat mengikuti Fatmawati Trophy tingkat regional Jawa Timur 23 Agustus mendatang

Basori mencontohkan peluang tersebut dapat diarahkan pada kebutuhan produk organisasi. Ia menyebut pembuatan kerudung untuk Pengurus Daerah maupun atribut lain dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan desain dan sablon.

Menurutnya, pemberdayaan anak muda seharusnya tidak berhenti pada kegiatan organisasi atau kemampuan public speaking. Kreativitas yang mereka miliki perlu diarahkan agar memiliki nilai usaha dan mampu membuka peluang ekonomi.

“Makanya dengan ini kita tidak cuma public speaking-nya, tapi nilai usahanya juga harus ada,” ujarnya.

Basori berharap gagasan tersebut dapat menjadi bagian dari perubahan dalam kepengurusan baru PDI Perjuangan Kabupaten Blitar. Ia ingin organisasi memberikan ruang yang lebih luas agar generasi muda dapat mengembangkan kreativitas sekaligus kemampuan ekonomi.

“Jadi hari ini dengan pengurus-pengurus baru, saya berharap sekali ada perubahan dan perbaikan dibanding dengan pengurus-pengurus sebelumnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Dyah Rahayu Setyorini menjelaskan tiga peserta Blitar yang lolos seleksi regional Jawa Timur. Mereka adalah Wahyu Rupingi dari Kecamatan Kademangan, Rizal Adriansyah dari Kecamatan Srengat, serta Rizki Salwa dan Palma yang berkolaborasi sebagai satu tim.

Ketiganya menjadi bagian dari delapan finalis regional Jawa Timur. Sebelumnya, mereka mengikuti seleksi bersama 36 peserta yang dikirim DPC PDI Perjuangan dari seluruh Jawa Timur.

Kader PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Presentasi Fatmawati Trophy 7 agustus 2026
Kader PDI Perjuangan Kabupaten Blitar turut membantu melihat presentasi desainer kebaya yang akan diberangkatkan DPC mengikuti Fatmawati Trophy di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Rini mengatakan seleksi regional akan berlangsung pada 23 Agustus 2026. Dari delapan finalis tersebut nantinya akan dipilih peserta terbaik untuk mewakili Jawa Timur dalam Fatmawati Trophy tingkat nasional yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan.

Fatmawati Trophy merupakan ajang yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan untuk memberikan wadah bagi generasi muda dalam mengembangkan kreativitas desain. Kompetisi ini mengambil inspirasi dari sosok Fatmawati yang dikenal sosok pahlawan yang menjahit Bendera Pusaka Merah Putih yang dikibarkan dalam Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 lalu.

Rini mengatakan ajang tersebut diharapkan dapat melahirkan desainer muda potensial dari berbagai daerah. Bagi Basori, ruang kreativitas seperti ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mendorong anak muda melihat karya sebagai sesuatu yang dapat dikembangkan menjadi usaha.

“Jadi perwakilan dari Jawa Timur total ada 36, kemudian yang 8 ini lolos seleksi Jawa Timur di tingkat DPD. Nah, nantinya di tingkat DPD ini kan akan ada seleksi kembali. Dan luar biasanya dari 8 yang lolos seleksi di Jawa Timur ini 3 diantaranya berasal dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, semoga nanti lancar membawa harum nama Bumi Bung Karno,” ungkap Rini.

Tasyakuran HUT RI ke-81 Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Tumpengan 17 agustus 2026
Tasyakuran HUT RI ke-81 di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar membawa harapan partai semakin jaya dan memberikan dampak positif pada masyarakat.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *