PKB Kabupaten Blitar Tuntaskan Muscab, Pelantikan Pengurus Lengkap DPC Dilakukan Serentak se-Indonesia

KafeBerita.com, Blitar – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blitar resmi menuntaskan Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 pada Sabtu (28/3/2026). Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi nasional PKB yang tengah berlangsung serentak di berbagai daerah.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, yang memimpin langsung jalannya Muscab di Kabupaten Blitar memastikan seluruh proses berjalan lancar dan sesuai mekanisme organisasi. Ia menegaskan, Muscab bukan sekadar agenda lokal, melainkan bagian dari skema besar penataan struktur partai secara nasional.

“Proses pemilihan musyawarah yang dilaksanakan di Kabupaten Blitar ini dari tadi pagi pembukaan sampai barusan sudah berjalan dengan lancar. Ini bagian dari rangkaian Muscab yang kita lakukan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Cucun menjelaskan, pelaksanaan Muscab dilakukan secara bertahap di setiap provinsi. Setelah seluruh Muscab di satu wilayah selesai, DPP akan langsung melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni uji kelayakan dan kepatutan bagi para calon ketua DPC.

“Semua Muscab kita selesaikan dulu. Di Jawa Timur ini hanya sampai besok, setelah itu kita lanjut ke daerah lain. Setelah satu provinsi selesai, baru kita lakukan tes kemampuan dan psikologi,” katanya.

Ia menyebut, tahapan fit and proper test akan digelar secara terpusat dan serentak. Proses ini mencakup dua tahap utama, yakni tes akademis dan psikologi, serta wawancara langsung dengan DPP PKB.

“Wawancara direncanakan awal Mei. Semua calon akan mengikuti proses itu sebagai bagian dari penentuan akhir,” tegasnya.

Lebih lanjut, Cucun memastikan bahwa hasil dari seluruh rangkaian tersebut akan bermuara pada satu momentum penting, yakni pelantikan serentak seluruh pengurus DPC PKB se-Indonesia.

“Tanggal 23 Juli kita akan serentak melakukan pelantikan seluruh DPC se-Indonesia,” ungkapnya.

Tidak hanya menetapkan ketua, DPP juga akan langsung mengesahkan susunan lengkap kepengurusan di tingkat DPC. Skema ini menegaskan bahwa keputusan organisasi berada sepenuhnya di tingkat pusat, tanpa mekanisme formatur yang biasa dilakukan oleh ketua terpilih.

“Semua pengurus sudah diketuk dan ditetapkan oleh DPP. Jadi nanti yang diumumkan bukan hanya ketua, tapi lengkap dengan struktur kepengurusannya,” jelasnya.

Dengan pola ini, PKB ingin memastikan keseragaman arah organisasi di seluruh daerah sekaligus mempercepat konsolidasi internal partai. Penataan struktur dilakukan secara sistematis agar pengurus yang terbentuk benar-benar siap bekerja menghadapi agenda politik ke depan.

Cucun juga menekankan bahwa setelah seluruh tahapan selesai, tantangan berikutnya adalah kerja nyata di lapangan. Ia mengingatkan kader agar tidak hanya fokus pada proses internal, tetapi juga menunjukkan kehadiran nyata di tengah masyarakat.

“Sekarang tinggal bagaimana kader bekerja sungguh-sungguh dan menunjukkan bahwa PKB adalah partai yang selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum tertentu,” pungkasnya.

Dengan selesainya Muscab PKB di Kabupaten Blitar, perhatian kini tertuju pada tahapan nasional berikutnya. Seluruh proses akan berpuncak pada pelantikan serentak 23 Juli 2026, yang menjadi penanda resmi terbentuknya kepengurusan baru PKB di seluruh Indonesia. Dalam forum Muscab tersebut, lima nama yang muncul sebagai calon ketua DPC PKB Kabupaten Blitar yakni Ahmad Tamim, M Rifai, Nur Fatoni, Lutfi Aziz, dan Nasa Barcelona Marhaenis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *