Memalukan | Janji yang Berulang, Kecewa yang Tertinggal

JOMBANG — Kekecewaan personal kembali dirasakan Baret Mega Lanang terhadap salah satu sosok yang tercantum sebagai Dewan Pendiri sebuah perusahaan media.

Nama (A) tercantum dalam struktur Dewan Pendiri pada laman Link Web Media.

Banner DBHCHT Pemkab Blitar Agustus 2026

Kekecewaan tersebut sebenarnya berawal dari persoalan yang terbilang sederhana, yakni sebut saja komunikasi mengenai sebuah janji kehadiran. Namun, dalam prosesnya, janji yang disampaikan justru beberapa kali mengalami penundaan.

Baret mengaku memilih tidak memperpanjang persoalan tersebut. Baginya, perkara utamanya bukan soal hadir atau tidak hadir, melainkan konsistensi antara ucapan dan tindakan.

“Masalahnya sebenarnya sepele. Yang membuat kecewa itu ketika sudah ada janji, kemudian mundur lagi, ditunggu, lalu muncul janji berikutnya. Wkwkwk,” ungkap Baret.

Ia menilai, ketika seseorang berada pada posisi penting di sebuah perusahaan media, persoalan komunikasi dan komitmen semestinya menjadi sesuatu yang turut dijaga.

Tulisan ini pun tidak dimaksudkan untuk membesar-besarkan persoalan pribadi. Justru sebaliknya, artikel ini menjadi bentuk kekecewaan personal terhadap seseorang yang sebelumnya dipandang memiliki posisi penting dan semestinya dapat menjadi contoh dalam hal komunikasi serta menjaga komitmen.

Pada akhirnya, persoalan kecil terkadang bukan tentang besar atau kecilnya masalah, tetapi tentang bagaimana seseorang menghargai waktu, komunikasi, dan janji yang telah disampaikan.(*) (BRT)

Dirgahayu Republik Indonesia HUT RI Ke-81 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *