DBHCHT Dukung Pelatihan Kerja bagi 177 Anak Muda Kota Blitar dengan Delapan Jenis Kompetensi

KafeBerita.com, Blitar – Pemerintah Kota Blitar membekali 177 pencari kerja dengan keterampilan berbasis kompetensi melalui program pelatihan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Program ini memberikan kesempatan bagi anak muda untuk mengasah kemampuan sebelum memasuki dunia kerja.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin membuka pelatihan tersebut di Balai Kota Kusumo Wicitro, Selasa (20/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Koperasi, UKM, dan Naker Kota Blitar ini menjadi salah satu upaya meningkatkan keterampilan pencari kerja.

Banner DBHCHT Pemkab Blitar Agustus 2026

Mas Ibin mengatakan pelatihan dapat memberikan pengetahuan dan perspektif baru bagi peserta mengenai dunia kerja. Ia menekankan pentingnya mengembangkan keterampilan melalui proses belajar dan latihan.

“Pelatihan ini adalah sarana teman-teman untuk mendapatkan ilmu, didik menjadi tenaga yang terampil. Tentunya ini bisa menjadi bekal bahwa memasuki dunia kerja itu memang harus banyak skill yang harus diasah, dilatih, dan dipunyai oleh seseorang,” kata Mas Ibin.

Ia juga memotivasi peserta agar menghargai waktu dan menjalani setiap tahapan untuk mencapai kesuksesan. Menurutnya, keberhasilan membutuhkan proses sehingga anak muda perlu terus belajar dan meningkatkan kemampuan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Naker Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono, menjelaskan bahwa panitia menyeleksi peserta melalui tahapan wawancara. Dari total 325 pendaftar, sebanyak 177 orang dinyatakan mengikuti pelatihan.

Program tersebut mencakup delapan jenis kompetensi, yakni servis motor sistem injeksi, servis, pengelasan, coffee roasting, bahasa Inggris, barber atau pangkas rambut, digital marketing, serta mengemudi dasar.

Tujuh jenis pelatihan masing-masing diikuti 16 peserta. Sementara itu, pelatihan mengemudi dasar menjadi yang paling diminati dengan 65 peserta.

“Setelah pembukaan ini nanti mungkin minggu depan pelatihan bisa dimulai. Tapi pelatihan tidak langsung bersamaan, meskipun LPKnya ada 8. Pelatihan diperkirakan selesai bulan depan,” ungkap Tri Iman.

Pelaksanaan pelatihan melibatkan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang telah diakui kompetensinya dan memiliki kerja sama dengan dunia usaha serta industri. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Melalui program yang didukung DBHCHT ini, Pemkot Blitar berharap peserta memiliki bekal keterampilan yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja. Pelatihan tersebut juga diharapkan membuka peluang bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang diminati.

Pemanfaatan DBHCHT untuk pelatihan kerja menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas masyarakat. Upaya ini berjalan seiring dengan pentingnya menjaga kepatuhan terhadap ketentuan cukai dan memberantas peredaran rokok ilegal agar pengelolaan sektor hasil tembakau berlangsung sesuai aturan.

Dirgahayu Republik Indonesia HUT RI Ke-81 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *