Kader Muda Lampaui Target 30 Persen, Musran PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Dorong Kerja Nyata Tak Sekadar Isi Struktur

KafeBerita.com, Blitar – Regenerasi kepengurusan PDI Perjuangan di Kecamatan Sutojayan menunjukkan komposisi kader muda yang melampaui ketentuan minimal 30 persen. Kondisi itu menjadi modal baru yang kini didorong DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar agar diterjemahkan menjadi kerja politik nyata.

Hal tersebut mengemuka dalam Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan Kecamatan Sutojayan di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Ketua PAC Sutojayan Didik Budianto, Kelurahan Kembangarum, Minggu (9/8/2026).

Selamat Hari Jadi Kabupaten Blitar Ke-702 DPC PDI Perjuangan

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono mengatakan, ketentuan partai mengharuskan keterwakilan kader perempuan dan kader muda mencapai 30 persen. Namun, komposisi di Sutojayan justru melampaui angka tersebut.

“Yang mestinya dalam setiap pengurus ranting minimal tiga dari sembilan pengurus itu adalah generasi muda atau gen-z, di sini rata-rata malah empat. Nah, ini tercukupi di sini. Nah, ini bagus,” ungkap Guntur Wahono.

guntur wahono ketua dpc kabupaten blitar bakar semangat anak muda musran sutojayan minggu 9 agustus 2026
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono membakar semangat peserta Musran Kecamatan Sutojayan pada Minggu (9/8/2026) yang mayoritas diisi anak muda.

Menurutnya, banyaknya anak muda yang masuk struktur menjadi tanda bahwa PDI Perjuangan masih memiliki daya tarik bagi generasi muda. Namun, Guntur menegaskan keberadaan mereka tidak boleh berhenti pada pemenuhan administrasi kepengurusan.

“Harapan kita tidak hanya sekadar secara administrasi mereka namanya masuk secara usia, tetapi kerja politik mereka menggaet para generasi muda untuk bergabung dan mendukung di semua agenda-agenda partai, ini yang kita harapkan,” ujar Guntur Wahono yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

Guntur melihat kader muda memiliki posisi penting dalam memperluas jangkauan organisasi. Mereka tidak hanya dapat mengisi struktur partai, tetapi juga bergerak melalui simpatisan, badan, dan sayap partai untuk menjangkau kelompok generasi sebaya.

Maka itu dalam menjalankan tugasnya nanti para kader muda yang masuk kepengurusan struktural ini akan disiapkan pelatihan oleh DPC partai setelah Musran tuntas di 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar. Kader muda akan dengan langkah mantap turun ke masyarakat bisa meraih simpati tinggi karena bisa membangun komunikasi baik setelah mendapat pembekalan dari partai.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Haji Basori Ambil Sumpah pengurus ranting sutojayan 2026 2031 musran 8 agustus 2026
Pelantikan pengurus ranting di Kecamatan Sutojayan periode 2026-2031 diambil sumpah jabatannya oleh Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Haji Basori di Musran Minggu (9/8/2026).

Ketua PAC PDI Perjuangan Sutojayan Didik Budianto mengatakan, komposisi kepengurusan baru memang sengaja diarahkan untuk menjawab tantangan politik ke depan. Hampir seluruh struktur mengalami perubahan dengan memasukkan lebih banyak kader perempuan dan anak muda.

“Ya, kita melakukan perombakan hampir di sini nyaris berganti perempuan dan anak muda. Karena itu tantangan ke depan,” kata Didik.

Ia menyebut generasi muda memiliki posisi strategis karena menjadi kelompok pemilih yang besar. Karena itu, struktur organisasi juga perlu mencerminkan kelompok yang ingin dijangkau partai.

“Satu, kita komunikasi pada sumber elektoral mayoritas 60 persen itu kan anak muda. Makanya kita ini cerminkan di kepengurusan ini,” ujarnya.

Didik berharap komposisi tersebut membuat komunikasi partai dengan masyarakat semakin terhubung. Menurutnya, fungsi partai harus mampu membersamai perjuangan masyarakat, terutama dalam menghadapi persoalan kehidupan dan mendorong kesejahteraan.

Musran PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Kecamatan Sutojayan nyanyi lagu kader militan 9 agustus 2026
Musran PDI Perjuangan di Kecamatan Sutojayan berlangsung gegap gempita dengan seluruh peserta menyanyikan lagu Kader Militan.

Ia juga optimistis kekuatan PDI Perjuangan di Sutojayan dapat berkembang. Menurut Didik, infrastruktur organisasi partai di wilayah tersebut relatif lengkap dan dominan.

“Tinggal kita ini melakukan sentuhan komunikasi merata agar masyarakat itu terasa dibersamai dalam menghadapi kehidupan yang susah seperti ini,” kata Didik Budianto yang juga anggota DPRD Kabupaten Blitar.

Adapun di Musran Sutojayan, pengurus ranting periode 2026-2031 dilantik oleh Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Haji Basori dan disaksikan Ketua DPC Guntur Wahono bersama Wakabid Kehormatan Partai Gatot Darwoto, Wakabid Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif Sugeng Suroso, Wakabid Ideologi dan Kaderisasi Taufich, Wakabid Keanggotaan Organisasi dan Sumber Daya Suwito, Wakabid Industri Perdagangan BUMN Investasi Koperasi dan UMKM Endik Susilo, Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Lina Ardian Tri Yuniati, Wakabid Hukum dan Advokasi Nanang Widi Wahyono, Wasekbid Program Aryo Nugroho dan Wasekbid Internal Andry Suprapto.

Musran Sutojayan juga menjadi bagian dari percepatan konsolidasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar. Guntur menyebut kegiatan tersebut merupakan Musran ke-18 dari total 22 kecamatan. Sebelumnya, konsolidasi telah berlangsung berurutan dari Selorejo, Binangun, Bakung, Wates, Nglegok, Udanawu, Ponggok, Gandusari, Kanigoro, Sanankulon, Selopuro, Panggungrejo, Wlingi, Kademangan, Kesamben, Doko dan Wonotirto.

Setelah Sutojayan, masih tersisa Kecamatan Garum, Talun, Srengat, dan Wonodadi. DPC menargetkan seluruh Musran selesai pada pekan berikutnya dan sebelum 17 Agustus 2026. “Kita targetkan di dalam minggu depan ini selesai. Karena ini satu kewajiban yang harus dituntaskan dalam rangka konsolidasi,” ujar Guntur.

PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Endik Susilo dan PAC Sutojayan Didik Budianto
Wakabid Industri Perdagangan BUMN Investasi Koperasi dan UMKM DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Endik Susilo dan Ketua PAC Sutojayan Didik Budianto.

Setelah seluruh Musran selesai, DPC bersama PAC masih memiliki pekerjaan lanjutan untuk menyiapkan kepengurusan anak ranting di seluruh wilayah Kabupaten Blitar. Konsolidasi tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan struktur partai bergerak hingga tingkat masyarakat.

Kerja lapangan dalam rangkaian konsolidasi itu juga mendapat dukungan aktif jajaran DPC. Wakabid Industri Perdagangan BUMN Investasi Koperasi dan UMKM DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Endik Susilo aktif hadir di seluruh rangkaian Musran hingga sukses terselenggara.

Dalam sehari, Endik ikut mengawal pelaksanaan Musran Wonotirto dan Sutojayan. Keterlibatan tersebut memperlihatkan bahwa percepatan konsolidasi tidak hanya bertumpu pada PAC, tetapi juga mendapat pengawalan langsung dari struktur DPC.

Dengan empat kecamatan tersisa, DPC kini mengejar penyelesaian seluruh Musran sebelum memasuki tahapan berikutnya. Fokus selanjutnya bukan hanya merampungkan struktur, tetapi memastikan kader baru, terutama generasi muda, benar-benar bekerja dan memperluas jangkauan partai.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *