Kekuatan Anak Muda PDI Perjuangan Siap Merahkan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono Optimistis Kemenangan 2029 Dimulai dari Musran

KafeBerita.com, Blitar – Banyaknya generasi muda yang mulai mengisi struktur PDI Perjuangan menjadi modal penting untuk memperkuat konsolidasi partai menuju Pemilu 2029. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono optimistis kekuatan tersebut mampu mendorong kemenangan partai hingga tingkat kabupaten.

Optimisme itu disampaikan Guntur saat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Kecamatan Wonodadi di rumah Ketua PAC Wonodadi, Dusun Grawan, Desa Rejosari, Sabtu (15/8/2026).

Selamat Hari Jadi Kabupaten Blitar Ke-702 DPC PDI Perjuangan

Guntur melihat banyak generasi muda tampil dalam struktur kepengurusan di Wonodadi. Bahkan, sejumlah ranting mulai didominasi kader perempuan. Kondisi tersebut dinilai menjadi kekuatan baru karena generasi muda dan perempuan memiliki posisi penting dalam peta pemilih.

“Harapan kita, karena perempuan dan kader muda ini juga mendominasi di dalam pemilihan, maka harapan kita mereka bisa bergabung, memberikan dukungan, support, dan kekuatan terhadap agenda partai, baik di 2029 atau 2030 nanti,” kata Guntur.

Guntur Wahono Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar arahan musran wonodadi Sabtu 15 Agustus 2026
Suasana semakin khidmat saat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono memberikan arahan strategis di Musran Wonodadi, Jumat (15/8/2026).

Menurut Guntur, kekuatan generasi muda tidak cukup hanya terlihat dari jumlah yang masuk dalam struktur. Mereka juga perlu memiliki kemampuan membaca kondisi politik dan memahami persoalan yang berkembang di lapangan.

Hal tersebut terlihat dari keterbukaan Ketua PAC Wonodadi Galih Efi Prasetyo dalam menyampaikan kondisi politik wilayahnya. Galih secara terbuka menyebut Wonodadi selama ini lebih banyak didominasi kekuatan politik berwarna hijau dan biru.

Guntur justru menyambut baik keterbukaan tersebut. Menurutnya, informasi dari struktur di tingkat kecamatan penting bagi DPC untuk menentukan langkah politik secara lebih terukur.

“Saya malah menyambut baik atas nama Dewan Pimpinan Cabang. Gembira kalau ada keterbukaan pengurus PAC bisa menyampaikan persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan. Sehingga DPC bisa koordinasi untuk menentukan langkah-langkah strategis untuk menuju kemenangan PDI Perjuangan,” ujarnya.

Guntur Wahono Salami Kader Muda Kecamatan Wonodadi Musran 15 Agustus 2026
Acara berakhir penuh kehangatan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono berjabatan tangan dengan para kader muda, memberikan semangat dan restu.

Ia menilai sikap tersebut mencerminkan karakter pemimpin muda yang dibutuhkan partai. Generasi muda, kata Guntur, harus memiliki potensi sekaligus kemampuan analisis agar setiap langkah organisasi memiliki perhitungan yang jelas.

“Nah, itu sifat, karakter dari seorang pemimpin yang kita harapkan. Generasi muda potensial, tapi punya analisa yang kuat, sehingga dalam melangkah kita tidak sia-sia,” katanya.

Dari kondisi tersebut, Guntur optimistis regenerasi yang sedang berjalan dapat menjadi kekuatan untuk memperluas basis PDI Perjuangan di Kabupaten Blitar.

“Harapan kita di seluruh wilayah Kabupaten Blitar bisa merah total,” jawab Guntur ketika ditanya mengenai optimisme kekuatan anak muda untuk memerahkan Kabupaten Blitar.

Basori Lantik DPC PDIP Musran Wonodadi Sabtu 15 Agustus 2026
Momen sakral Pembacaan Janji Jabatan oleh pengurus ranting Wonodadi terpilih 2026-2031 oleh Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Hadi Basori Musran, Sabtu (15/8/2026).

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Wonodadi Galih Efi Prasetyo mengatakan pihaknya akan memperkuat konsolidasi melalui struktur ranting dan desa. Langkah tersebut diarahkan untuk mendongkrak kekuatan PDI Perjuangan di Wonodadi.

“Untuk persiapan PAC ini, setelah ini nanti akan saya lebih kuatkan lagi dari ranting-ranting dan desa-desa ini untuk mendongkrak di Kecamatan Wonodadi ini,” ujar Galih.

Galih mengakui Wonodadi masih menjadi tantangan bagi PDI Perjuangan. Ia menyebut wilayah tersebut selama ini lebih banyak diwarnai kekuatan politik hijau dan biru. Namun, kondisi itu justru menjadi target untuk diubah menuju Pemilu 2029.

“Karena Kecamatan Wonodadi ini kan kebanyakan hijau dan biru. Dan Wonodadi saya yakin akan segera dan di 2029 akan kebanyakan merah, yaitu PDI Perjuangan,” tegasnya.

Ketua PAC PDIP Wonodadi Blitar Galih Efi Prasetyo 15 Agustus 2026
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Wonodadi Galih Efi Prasetyo memberikan sambutan dalam pembukaan Musran di wilayahnya.

Untuk mencapai target tersebut, PAC Wonodadi akan memperkuat koordinasi dengan ranting serta melakukan sosialisasi di desa-desa. Galih menilai struktur yang semakin lengkap akan memudahkan partai membangun komunikasi dengan masyarakat.

Ia juga melihat minat generasi muda untuk bergabung dengan PDI Perjuangan masih cukup besar. Menurut Galih, ketertarikan tersebut antara lain dipengaruhi sosok Megawati Soekarnoputri dan Bung Karno.

Musran Wonodadi menjadi bagian dari agenda konsolidasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar yang terus dikebut. Kegiatan tersebut merupakan Musran ke-19 dari total 22 kecamatan di Kabupaten Blitar.

Foto bersama musran wonodadi pdip blitar kecamatan wonodadi sabtu 15 Agustus 2026
Puncak acara ditutup dengan foto bersama pengurus DPC, PAC Wonodadi dan ketua ranting yang baru dilantik berpose kompak dengan simbol tiga jari atau salam metal merah total.

Adapun Musran di Wonodadi seluruh pengurus ranting yang dilantik, diambil sumpahnya oleh Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Haji Basori. Dengan disaksikan langsung Ketua DPC Guntur Wahono didampingi Wakil Bendahara Diyah Rahayu Catur Setyarini, Wakabid Ideologi dan Kaderisasi Taufich, Wakabid Keanggotaan, Organisasi dan Sumber Daya Suwito,Wakabid Perekonomian Kebudayaan dan Pendidikan Suratun Nasikhah, Wakabid Industri Perdagangan BUMN Investasi Koperasi dan UMKM Endik Susilo, Wakabid Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Retno Pujiastutik, Wasekbid Program Aryo Nugroho, Waksekbid Internal Andry Suprapto.

Dengan rampungnya Musran Wonodadi, tersisa tiga kecamatan yang belum menyelesaikan rangkaian konsolidasi, yakni Garum, Talun, dan Srengat. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan seluruh Musran segera dituntaskan sebelum memasuki tahapan lanjutan pembentukan struktur anak ranting. Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus menyiapkan kekuatan politik menuju agenda 2029.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed