Musran PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Lahirkan Gelombang Kader Muda, Guntur Wahono: Ada Semangat Baru Memperjuangkan Aspirasi Rakyat

KafeBerita.com, Blitar – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blitar terus memperkuat konsolidasi organisasi melalui Musyawarah Ranting (Musran). Kali ini, Musran digelar di Kecamatan Nglegok, Minggu (19/7/2026), dengan menyusun kepengurusan ranting di 10 desa dan satu kelurahan.

Musran di Nglegok menjadi perhatian karena sejumlah ranting berhasil melampaui target regenerasi kader. Bahkan, di beberapa desa, komposisi pengurus muda melebihi ketentuan minimal 30 persen. Salah satunya terjadi di Ranting Desa Krenceng yang didominasi generasi muda.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, menyambut positif lahirnya gelombang kader muda tersebut. Menurutnya, regenerasi menjadi modal penting untuk menghadirkan semangat baru dalam menjalankan roda organisasi sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita selesai menggelar Musran di PAC Kecamatan Nglegok. Luar biasa, ada beberapa ranting yang memang diisi oleh generasi muda. Ini yang kita harapkan. Ada semangat baru, ada ide-ide cemerlang, ada gagasan baru dalam rangka berjuang untuk kebesaran organisasi,” ujar Guntur Wahono.

Basori lantik Ranting PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Minggu 19 Juli 2026
Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Basori mengambil sumpah seluruh pengurus ranting di Kecamatan Nglegok untuk memulai tugas-tugas partai pada Minggu (19/7/2026).

Guntur menegaskan, keberadaan partai politik tidak hanya berorientasi pada perebutan kekuasaan melalui jalur konstitusional, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Tujuan organisasi ini adalah memperjuangkan hak, keinginan, kehendak, dan aspirasi masyarakat. Inilah tugas kita berorganisasi. Tidak semata-mata sekadar merebut kekuasaan secara konstitusi, tetapi ada yang lebih mulia, yaitu berjuang untuk kepentingan masyarakat banyak,” tegas Guntur.

Menurutnya, proses regenerasi tidak berhenti setelah kepengurusan terbentuk. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar telah menyiapkan pembekalan bagi seluruh pengurus baru agar memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawab organisasi.

“Setelah konsolidasi selesai, termasuk pembentukan anak ranting di seluruh desa, kami akan memberikan pembekalan agar mereka berorganisasi dengan penuh pengetahuan. Jangan sampai setelah dibentuk mereka tidak tahu tugas dan tanggung jawabnya,” kata Guntur yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dapil Blitar Raya dan Tulungagung tersebut.

Guntur Wahono selamat ranting PDI Perjuangan Kabupaten Blitar 19 Juli 2026
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono memberikan selamat pada pengurus ranting periode 2026-2031 di Kecamatan Nglegok yang baru dilantik Minggu (19/7/2026).

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Nglegok, Rudi Esnadiantoro, mengatakan proses penyusunan kepengurusan berjalan sesuai ketentuan. Selain memenuhi kuota minimal 30 persen perempuan dan 30 persen kader muda, beberapa ranting bahkan mampu melampaui target tersebut.

“Alhamdulillah semua terpenuhi. Bahkan di beberapa desa jumlah kader mudanya melebihi 30 persen. Di Desa Krenceng misalnya, sebagian besar pengurusnya diisi anak-anak muda. Ini menjadi semangat baru bagi organisasi,” ujarnya.

Menurut Rudi, keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi pemerataan peran pengurus PAC di setiap desa. Pengurus tingkat kecamatan ditugaskan mendampingi proses pembentukan ranting sehingga mampu mengakomodasi lebih banyak kader muda.

Ia mengakui sempat menemui kendala di beberapa desa dalam mencari kader muda. Namun, berkat dukungan para sesepuh partai dan kader militan, kebutuhan regenerasi akhirnya dapat dipenuhi.

Musran PDIP Nglegok Minggu 19 Juli 2026
Tampak pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar mendampingi dalam menyusun pengurus ranting di Kecamatan Nglegok pada Musran (19/7/2026).

“Alhamdulillah kendala itu bisa diatasi. Kami juga tetap menerima masukan dari para sesepuh sekaligus membuka ruang bagi generasi muda. Harapannya PDI Perjuangan Kecamatan Nglegok semakin solid, kompak, dan tetap menjaga semangat gotong royong,” katanya.

Rudi optimistis komposisi kepengurusan baru akan menjadi energi positif untuk meningkatkan kinerja organisasi sekaligus mempertahankan basis suara partai di Kecamatan Nglegok.

“Target kami tentu bisa mempertahankan bahkan meningkatkan perolehan suara PDI Perjuangan yang selama ini sudah berada di atas 10 ribu suara. Dengan semakin banyak kader muda yang terlibat, kami yakin organisasi akan semakin kuat menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.

Adapun Musran di Kecamatan Nglegok berjalan lancar dengan dari acara yang digelar pagi pukul 9.30 WIB bisa selesai pukul sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam Musran di Kecamatan Nglegok selain dihadiri langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono dengan didampingi Bendahara DPC Basori, Wakil Bendahara Diyah Rahayu Catur Setyarini, Wakabid Ideologi dan Kaderisasi Taufich, Wakabid Keanggotaan Organisasi dan Sumber Daya Suwito, Wakabid Perekonomian Kebudayaan dan Pendidikan Suratun Nasikah, Wakabid Industri Perdagangan BUMN Investasi Koperasi dan UMKM Endik Susilo, Wakabid Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Retno Pujiastutik, Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Lina Ardian Tri Yuniati, Wakabid Hukum dan Advokasi Nanang Widi Wahyono dan Wasekbid Internal Andry Suprapto.

Milenial Gen Z musran PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Nglegok 19 Juli 2026
Tampak peserta Musran PDI Perjuangan Kabupaten Blitar di Kecamatan Nglegok diikuti anak-anak muda dari milenial dan gen z.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *