KafeBerita.com, Blitar – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI melakukan ziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi pengingat pentingnya menghargai jasa para pahlawan sekaligus meneladani semangat perjuangan Sang Proklamator dalam menjaga keutuhan bangsa.
Rombongan dipimpin langsung Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Lestari Moerdijat, Hidayat Nur Wahid, Eddi Soeparno, dan AM Akbar Supratman. Turut hadir pula perwakilan Kelompok DPD RI Dedi Iskandar Batubara, Ketua Badan Sosialisasi MPR Abraham Liyanto, serta Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR Djarot Saiful Hidayat.
Setibanya di Kompleks Makam Bung Karno sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan mengikuti prosesi doa dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden Pertama Republik Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa menghormati jasa para pahlawan merupakan bagian dari karakter bangsa Indonesia.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” ujar Ahmad Muzani.
Usai berziarah, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin mengajak seluruh rombongan mengunjungi Museum Bung Karno di kawasan Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno, untuk melihat langsung berbagai jejak sejarah dan peninggalan Sang Proklamator.
Mas Ibin menyampaikan Pemerintah Kota Blitar merasa bangga karena Kota Blitar kembali menjadi tujuan ziarah kebangsaan para pimpinan lembaga negara menjelang peringatan kemerdekaan Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Kota Blitar kami cukup berbahagia ada kedatangan Pimpinan MPR, lengkap, untuk berziarah ke Makam Bung Karno. Tentunya dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Mas Ibin.
Menurutnya, kehadiran para pimpinan MPR RI menunjukkan bahwa semangat menghormati jasa para pendiri bangsa harus terus dijaga lintas generasi. Ziarah ke Makam Bung Karno bukan sekadar tradisi, melainkan momentum untuk mengingat kembali perjuangan besar yang mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan.
“Para Pimpinan MPR secara kelembagaan menekankan bahwa memperingati hari kemerdekaan salah satunya dengan berziarah ke Makam Bung Karno. Ini mengingatkan kita semua tentang sosok Proklamator yang telah membawa bangsa Indonesia sehingga kita bisa menikmati kemerdekaan sampai hari ini,” ujarnya.

Mas Ibin menambahkan, nilai terbesar yang diwariskan Bung Karno adalah kepemimpinan yang mampu menyatukan bangsa dan membawa Indonesia keluar dari belenggu penjajahan. Nilai tersebut, menurutnya, harus terus menjadi inspirasi bagi seluruh anak bangsa dalam mengisi kemerdekaan.
“Saya kira spirit Bung Karno adalah kepemimpinannya. Beliau mampu membawa bangsa ini dari zaman penjajahan menuju zaman kemerdekaan. Tadi juga disampaikan, tanpa Bung Karno Indonesia belum tentu bisa menikmati kemerdekaan seperti sekarang. Karena itu meneladani beliau, berziarah, dan mendoakan beliau merupakan keharusan bagi kita sebagai anak bangsa yang mewarisi kemerdekaan,” tegasnya.
Setelah rangkaian kunjungan sejarah selesai, rombongan MPR RI dijamu di Rumah Dinas Wali Kota Blitar sebelum kembali ke Jakarta. Sekitar pukul 14.00 WIB, rombongan bertolak dari Stasiun Blitar menggunakan kereta api menuju Malang untuk melanjutkan perjalanan udara ke ibu kota.











