KafeBerita.com, Blitar– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blitar terus mempercepat konsolidasi organisasi melalui Musyawarah Ranting (Musran). Memasuki pelaksanaan ke-8 yang digelar di Kecamatan Gandusari, Selasa (21/7/2026), forum tersebut tidak hanya menjadi ajang pembentukan kepengurusan baru, tetapi juga momentum evaluasi menyeluruh untuk menghadapi Pemilu 2029.
Musran di Gandusari diikuti perwakilan dari 14 desa se-Kecamatan Gandusari. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono hadir langsung memimpin jalannya konsolidasi bersama jajaran pengurus DPC dan PAC.
Dalam arahannya, Guntur menyebut Gandusari merupakan salah satu basis utama PDI Perjuangan di Kabupaten Blitar. Namun, ia mengingatkan seluruh pengurus bahwa hasil Pemilu 2024 menunjukkan adanya penurunan perolehan suara dibandingkan Pemilu 2019.
“Gandusari ini punya basis massa yang sangat luar biasa. Di sini ada 14 desa dan mayoritas adalah warga PDI Perjuangan. Tetapi kita tahu, pada tahun 2019 ke 2024 terjadi penurunan suara yang sangat fantastis, sekitar 7.000 suara. Ini yang menjadi tugas kita semua, baik PAC, ranting hingga anak ranting untuk melakukan evaluasi, sehingga pada 2029 perolehan suara bisa meningkat lagi, minimal kembali seperti di perolehan suara di Pemilu 2019, bahkan lebih dari itu,” ujar Guntur.

Menurutnya, evaluasi tersebut harus menjadi semangat bersama untuk memperkuat kembali mesin partai hingga tingkat paling bawah. Ia juga menargetkan PDI Perjuangan mampu mengembalikan perolehan kursi DPRD Kabupaten Blitar yang berkurang pada Pemilu 2024.
“Kita jujur terjadi penurunan kursi dari 2019 ke 2024, turun tiga kursi. Ini harus kita kembalikan. Minimal 19 kursi di Pemilu 2029 harus kita dapat, bahkan harapan kita lebih dari itu,” tegas Guntur yang juga anggota DPRD Jawa Timur Dapil Blitar Raya dan Tulungagung.
Guntur menilai target tersebut realistis apabila seluruh struktur partai bekerja lebih solid. Salah satu langkah yang ditempuh DPC adalah memperkuat regenerasi melalui Musran dengan memenuhi keterwakilan kader muda di setiap kepengurusan ranting.

Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Gandusari Purwanto mengatakan seluruh kepengurusan ranting yang dibentuk telah memenuhi ketentuan minimal 30 persen kader muda berusia di bawah 35 tahun.
“Kami sudah melaksanakan sebaik mungkin dan sudah mencapai 30 persen kader muda. Harapan kami ke depan, khususnya pada Pemilu 2029, PDI Perjuangan di Gandusari harus menang. Semoga pengurus yang baru mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Ia optimistis bergabungnya generasi muda akan memperkuat kerja organisasi di lapangan. Para kader muda diharapkan mampu mengajak pemilih pemula sekaligus memperluas basis dukungan partai menjelang kontestasi politik mendatang.
“Dengan bergabungnya anak-anak muda, harapan kami mereka bisa terus merekrut kawula muda dan pemilih pemula untuk bergabung bersama PDI Perjuangan. Target kami, suara yang sempat hilang harus bisa kembali, bahkan bertambah,” ujar Purwanto.

Musran di Kecamatan Gandusari menjadi pelaksanaan kedelapan dari rangkaian konsolidasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar di 22 kecamatan. Sebelumnya, Musran telah sukses digelar secara berturut-turut di Kecamatan Selorejo, Binangun, Bakung, Wates, Nglegok, Udanawu, dan Ponggok.
Adapun Musran di Kecamatan Gandusari ini dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Wasekbid Internal Andry Suprapto, Wakabid Kehormatan Partai Gatot Darwoto, Wakabid Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif Sugeng Suroso, Wakabid Ideologi dan Kaderisasi Taufich, Wakabid Perekonomian Kebudayaan dan Pendidikan Suratun Nasikhah, Wakabid Industri Perdagangan BUMN Investasi Koperasi dan UMKM Endik Susilo, Wakabid Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Retno Puji Astutik, Wakabid Hukum dan Advokasi Nanang Widi Wahyono, serta anggota fraksi dari dapil Gandusari Hendik Budi Yuantoro.
Melalui konsolidasi berjenjang tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan terbentuknya kepengurusan yang lebih solid, memperkuat regenerasi kader, serta memastikan seluruh struktur partai hingga tingkat ranting dan anak ranting siap menjalankan kerja organisasi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat menuju Pemilu 2029.












