KafeBerita.com, Blitar – PSHT Cabang Blitar Pusat Madiun kembali menggelar prosesi pengesahan warga baru tingkat I secara serentak di Padepokan SH Terate Cabang Blitar, Jalan Raya Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Selasa (16/6/2026). Sebanyak 1.370 calon warga resmi mengikuti pengesahan yang berlangsung khidmat dari sore hingga malam hari.
Kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum penting bagi para calon warga yang telah menyelesaikan proses pendidikan dan pembinaan di lingkungan SH Terate. Ribuan peserta mengikuti seluruh rangkaian pengesahan dengan tertib di bawah pengawasan panitia dan tim pengamanan.
Ketua SH Terate Cabang Blitar, Ibnu Sudibyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, sinergi antara organisasi, aparat keamanan, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting sehingga acara dapat berjalan aman dan kondusif.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Forkopimda Kabupaten Blitar yang telah mendukung dan mengamankan kegiatan kami, sehingga acara pengesahan ini dapat berjalan lancar, sukses, aman dan damai,” katanya.
Ia menjelaskan, persiapan pengamanan telah dilakukan jauh sebelum hari pelaksanaan. SH Terate menyiapkan sistem pengamanan internal dengan melibatkan ratusan personel Pamter dari tingkat cabang maupun ranting.
“Kami jauh-jauh hari sudah mempersiapkan konsep pengamanan kegiatan pengesahan dengan menerjunkan ratusan Pamter (Pengamanan Terate) Cabang dan Ranting,” jelasnya.
Selain pengamanan internal, pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari Polres Blitar, Kodim 0808/Blitar, serta sejumlah unsur terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.
“Dengan adanya pengamanan baik dari internal maupun eksternal dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, maka terjalin kolaborasi sinergis dalam mengamankan kegiatan, baik di dalam maupun di luar tempat pengesahan,” tambahnya.
Di hadapan para warga baru, Kangmas Ibnu berpesan agar nilai-nilai yang dipelajari selama proses latihan tidak berhenti pada kemampuan bela diri semata. Menurutnya, seorang warga SH Terate harus mampu menerapkan ajaran organisasi dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap dan perilaku yang baik di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa warga SH Terate harus menjadi pribadi yang mampu memahami perbedaan antara hal yang benar dan salah, sekaligus menjadi contoh positif di lingkungan tempat tinggalnya.
“Saya berharap kepada adik-adik warga baru menjadi warga SH Terate yang berbudi luhur, menjadi kebanggaan semuanya dan menjadi pribadi yang bermanfaat,” tuturnya.
“Kalau sudah menjadi warga SH terate yang berbudi pekerti luhur, tahu benar dan salah, saya yakin di mana bumi dipijak langit dijunjung dia akan selamat,” lanjutnya.
Dengan bertambahnya 1.370 warga baru, PSHT Cabang Blitar Pusat Madiun berharap nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan budi pekerti luhur terus tumbuh dalam diri setiap anggota. Organisasi juga berkomitmen menjaga tradisi pembinaan karakter agar para warga tidak hanya berprestasi dalam pencak silat, tetapi juga mampu memberi manfaat bagi masyarakat luas.












