DPRD Kabupaten Blitar Dorong Pemda Gunakan Produk Lokal, Kunjungi PT Wantech Dinilai Pastikan Penuhi Standarisasi

KafeBerita.com, Blitar – Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar mendorong pemerintah daerah agar memprioritaskan penggunaan produk industri lokal dalam memenuhi kebutuhan pembangunan. Dorongan ini muncul setelah rombongan dewan melakukan kunjungan kerja ke PT Wantech Indonesia di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Rabu (8/4/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya meninjau proses produksi, tetapi juga memastikan standar kualitas produk serta kepatuhan perusahaan terhadap aspek ketenagakerjaan. Rombongan dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Sugeng Suroso, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar Ivong Bertyanto.

Sugeng menegaskan, pihaknya ingin melihat langsung kemampuan industri lokal, mulai dari jenis produksi hingga dampaknya terhadap masyarakat sekitar.

“Kami datang untuk melihat proses produksi, tenaga kerja yang diserap, dan dampak perusahaan bagi lingkungan,” ujar Sugeng.

Ia menyebut, PT Wantech memproduksi komponen penting seperti palang rel kereta api dan perangkat traffic light. Menurutnya, kualitas produk yang dihasilkan telah memenuhi standar nasional dan memiliki potensi untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

“Produk yang dihasilkan sudah sesuai standar nasional dan berpeluang naik ke level lebih tinggi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil peninjauan, perusahaan tersebut telah menyerap lebih dari 80 tenaga kerja, dengan mayoritas berasal dari wilayah sekitar. Sugeng menilai hal ini menjadi indikator positif bahwa industri lokal mampu memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat.

“Sebagian besar tenaga kerja berasal dari warga sekitar dan ini menunjukkan dampak nyata bagi daerah,” kata Sugeng yang merupakan politisi PDI Perjuangan tersebut.

Melihat potensi tersebut, DPRD menilai sudah saatnya pemerintah daerah mengoptimalkan pemanfaatan produk lokal dalam pengadaan barang dan jasa.

“Kalau produk yang dibutuhkan sudah ada di daerah, seharusnya tidak perlu lagi membeli dari luar. Ini harus dimaksimalkan,” tegas Sugeng.

Selain aspek produksi, Komisi IV juga menyoroti fasilitas dan kesejahteraan pekerja. Hasil evaluasi menunjukkan perusahaan telah menyediakan fasilitas yang dinilai cukup memadai, mulai dari layanan kesehatan kerja hingga tunjangan bagi karyawan.

Sugeng menambahkan bahwa penguatan industri lokal tidak hanya bergantung pada kapasitas produksi, tetapi juga pada perlindungan tenaga kerja serta keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar Ivong Bertyanto menyatakan pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan terhadap perusahaan, khususnya terkait kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan.

Ia memastikan bahwa perusahaan wajib memenuhi ketentuan upah minimum, kepesertaan BPJS, serta penerapan standar keselamatan kerja.

“Pemda akan memastikan kepatuhan terhadap UMK, BPJS, dan standar K3, sekaligus mendorong penyerapan tenaga kerja lokal,” kata Ivong.

Melalui kunjungan ini, DPRD Kabupaten Blitar menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri. Selain memastikan kepatuhan regulasi, langkah ini juga diarahkan untuk memperkuat posisi industri lokal agar menjadi bagian utama dalam pembangunan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed