KafeBerita.com, Blitar – Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat usaha peternak ayam petelur mikro. Ketersediaan jagung untuk kebutuhan pakan dan kepastian pemasaran telur dinilai menjadi dua hal penting yang perlu mendapat perhatian.
Dukungan tersebut disampaikan Supriadi saat menghadiri kegiatan Sinergi BUMN Pangan bersama Peternak Ayam Petelur Mikro di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional RI Andi Amran Sulaiman, Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Beky Herdihansah, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah. Direktur Utama Perum Bulog, Direktur Utama ID FOOD, Forkopimda, dan perwakilan peternak juga turut hadir.
Supriadi menilai dukungan pemerintah terhadap peternak perlu menyentuh persoalan yang langsung memengaruhi keberlangsungan usaha. Salah satunya melalui penyaluran jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk membantu memenuhi kebutuhan pakan ternak.
“Peternak ayam petelur membutuhkan dukungan yang menyentuh kebutuhan usaha mereka. Ketersediaan jagung dengan harga yang terjangkau sangat penting untuk membantu menekan beban biaya produksi. Karena itu, kami di DPRD mendukung langkah pemerintah dalam menyediakan pasokan jagung bagi peternak,” ujar Supriadi.
Selain persoalan pakan, Supriadi juga menyoroti pentingnya kepastian pasar bagi hasil produksi peternak. Menurutnya, penyerapan telur melalui kerja sama pemerintah dan BUMN pangan dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha peternakan rakyat.
“Peternak memiliki peran besar dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memperhatikan kebutuhan dan mendengarkan keluhan mereka. Jangan sampai peternak kesulitan menjual hasil produksinya ketika biaya yang dikeluarkan untuk pemeliharaan terus berjalan,” tegas Supriadi yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah memberikan dukungan melalui penyaluran jagung SPHP kepada koperasi peternak ayam petelur serta fasilitasi pembelian telur. Langkah ini diarahkan untuk membantu meringankan beban peternak, menjaga stabilitas harga, dan memberikan kepastian pasar bagi hasil produksi.
Bupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya membuka peluang kerja sama dengan berbagai daerah untuk memperkuat rantai pasok kebutuhan sektor peternakan. Dukungan pemerintah pusat, termasuk bantuan sarana pendukung, diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha peternak.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya pengawasan rantai distribusi agar tidak terjadi permainan harga yang merugikan petani maupun peternak.
Bagi DPRD Kabupaten Blitar, perhatian terhadap peternak perlu terus dilanjutkan melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait. Dukungan terhadap ketersediaan pakan dan penyerapan hasil produksi diharapkan dapat memperkuat usaha peternakan rakyat sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pangan di Kabupaten Blitar.













