Penghargaan tersebut diterima dalam agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Jumat (29/5/2026).
Capaian tersebut semakin istimewa karena menjadikan Kota Blitar sebagai daerah dengan raihan opini WTP terbanyak di tingkat Jawa Timur. Prestasi itu sekaligus menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin menyampaikan rasa syukur atas capaian yang kembali diraih Pemerintah Kota Blitar. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah yang terus menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah.
“Alhamdulillah, raihan opini WTP ke-16 ini merupakan amanah sekaligus hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Blitar dalam menjaga tata kelola keuangan yang baik dan akuntabel,” kata Mas Ibin.
“Prestasi ini tentu harus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan dan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” lanjutnya.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 16 tahun berturut-turut menjadi salah satu indikator kuat bahwa sistem pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Kota Blitar berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Capaian tersebut juga memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja birokrasi daerah.
Inspektur Daerah Kota Blitar, Ratih Dewi Indarti, mengatakan raihan opini WTP ke-16 menunjukkan komitmen pimpinan dan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Blitar dalam mengelola keuangan daerah secara bertanggung jawab, transparan, dan akuntabel.
Menurut Ratih, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran Inspektorat Daerah sebagai consulting partner dan quality assurance yang secara berkelanjutan melakukan pendampingan, review, monitoring, evaluasi, audit, hingga pengawasan terhadap tata kelola keuangan di seluruh organisasi perangkat daerah.
“Kota Blitar meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP ke-16 kali berturut-turut dari BPK RI dan menjadi penerimaan WTP terbanyak yang diterima Kota Blitar di tingkat Jawa Timur,” kata Ratih.
Ratih berharap capaian tersebut tidak membuat seluruh jajaran Pemerintah Kota Blitar cepat berpuas diri. Sebaliknya, prestasi itu harus menjadi pendorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat sistem pemerintahan yang baik.
Pemerintah Kota Blitar menilai opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bukti bahwa pengelolaan anggaran daerah telah berjalan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan capaian ke-16 secara berturut-turut ini, Pemerintah Kota Blitar berkomitmen mempertahankan budaya kerja yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat.












