KafeBerita.com, Blitar – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) gelombang pertama di empat kecamatan, yakni Selorejo, Binangun, Bakung, dan Wates. Keberhasilan konsolidasi organisasi tersebut menjadi langkah awal memperkuat struktur partai hingga tingkat desa, sekaligus memacu semangat kader melalui program penghargaan bagi PAC dengan pelaksanaan Musran terbaik.
Musran terakhir pada gelombang pertama digelar di Kecamatan Wates, Minggu (12/7/2026) malam, dengan membentuk kepengurusan ranting di delapan desa sesuai jumlah desa di wilayah tersebut. Selanjutnya, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar akan melakukan evaluasi sebelum melanjutkan Musran di kecamatan lainnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono mengatakan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh pelaksanaan Musran berjalan sesuai aturan organisasi sekaligus menghasilkan kepengurusan yang berkualitas.
“Setelah gelombang pertama selesai, kita akan melakukan evaluasi untuk penyempurnaan pelaksanaan Musran pada gelombang berikutnya. Harapan kami bukan sekadar menuntaskan konsolidasi, tetapi melahirkan kader-kader yang memiliki kualitas, mampu menggerakkan roda organisasi, serta siap memenangkan seluruh agenda partai ke depan,” ujar Guntur Wahono.

Sebagai bentuk apresiasi kepada PAC yang mampu menyelenggarakan Musran dengan baik, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menyiapkan program reward. Penilaian meliputi ketertiban pelaksanaan, kelengkapan administrasi, keterwakilan perempuan, keterlibatan kader muda, hingga kedisiplinan waktu.
“Kami akan memberikan reward kepada PAC yang mampu melaksanakan Musran secara baik dan tertib. Unsur perempuan harus terpenuhi, kader mudanya juga tercukupi, tidak ada persoalan organisasi, serta kedisiplinannya terjaga. Ini menjadi bagian dari penilaian DPC,” jelas Guntur yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil Blitar dan Tulungagung.
Untuk penghargaan tersebut, DPC menyiapkan hadiah sebesar Rp3,5 juta bagi juara pertama, Rp2,5 juta untuk juara kedua, Rp1,5 juta bagi juara ketiga, serta tiga juara harapan masing-masing Rp500 ribu. Hadiah diberikan untuk menjadi uang kas bagi PAC yang terbaik menyelenggarakan Musran.
Sementara itu, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Basori menambahkan bahwa program reward tersebut bukan bertujuan mengejar nilai hadiah. Melainkan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi kader dalam membangun organisasi hingga tingkat akar rumput.

“Teman-teman di PAC luar biasa menyambut Musran. Reward ini sebagai bentuk penghargaan dari DPC agar mereka semakin semangat. Jangan melihat nilai hadiahnya, karena tidak seberapa. Yang terpenting adalah semangat dan penghargaan kepada kader yang sudah bekerja keras menjalankan konsolidasi partai,” kata Basori.
Menurutnya, konsolidasi kali ini juga menjadi momentum mempercepat regenerasi kader. DPC mendorong semakin banyak generasi muda masuk dalam kepengurusan ranting sebagai langkah menyesuaikan dinamika masyarakat dan karakter pemilih yang terus berubah.
“PDI Perjuangan terus mengikuti perkembangan zaman. Karena itu kita mendorong kader berusia di bawah 35 tahun masuk dalam kepengurusan. Regenerasi menjadi penting karena sebagian besar pemilih saat ini adalah anak muda. Organisasi juga harus mampu beradaptasi agar tetap dekat dengan masyarakat,” ujar Basori.
Basori optimistis semangat baru yang dibangun melalui Musran akan semakin memperkuat struktur partai hingga tingkat desa dan dusun. Dengan kepengurusan yang lebih muda, inklusif, dan solid, ia berharap PDI Perjuangan Kabupaten Blitar semakin siap menghadapi berbagai agenda politik sekaligus terus hadir memperjuangkan kepentingan masyarakat.











