KafeBerita.com, Blitar – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Hari Lahir Bung Karno ke-125 di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi kader partai untuk mengingat kembali ajaran, semangat perjuangan, serta pemikiran Bung Karno yang dinilai tetap relevan dalam menjawab tantangan bangsa hingga saat ini.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono melalui Wakabid Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi Koperasi dan UMKM Endik Susilo mengatakan peringatan Hari Lahir Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana untuk terus menggelorakan semangat perjuangan yang diwariskan sang Proklamator.
“Momentum inilah yang menjadi bagian dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar untuk menggelorakan semangat juang sesuai dengan konsep Bung Karno yang telah ditularkan kepada anak bangsa,” ujarnya.
Menurut Endik, semangat tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata yang semakin dekat dengan rakyat. Ia menegaskan seluruh jajaran partai didorong untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat gotong royong dan bersama-sama memperjuangkan cita-cita bangsa Indonesia.
“Momentum ini juga menjadi bagian dari pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar untuk lebih giat lagi merapat ke rakyat, berjuang bersama rakyat, gotong royong kepada rakyat untuk membangun suatu bangsa yang sesuai cita-cita bangsa Indonesia kita,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus, kader dan simpatisan partai untuk terus memperkuat kebersamaan dalam membangun kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong yang diwariskan Bung Karno tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan kemajuan bangsa.
“DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran partai, kader partai maupun simpatisan untuk bersama-sama bergabung bergotong royong dalam membangun kemasyarakatan menuju Indonesia yang lebih jaya,” lanjutnya.

Endik berharap semangat yang lahir dari peringatan Hari Lahir Bung Karno dapat menjadi energi baru bagi seluruh kader dalam menghadapi tantangan politik dan sosial ke depan.
“Dengan terselenggaranya tasyakuran ini, kami mengajak seluruh pengurus maupun simpatisan untuk terus menjaga semangat perjuangan dan menyongsong 2029 dengan optimisme bahwa perjuangan akan semakin jaya di Kabupaten Blitar,” ujarnya.
Selain tasyakuran, kegiatan juga diisi dengan penyampaian kembali gagasan-gagasan Bung Karno yang hingga kini masih menjadi pedoman perjuangan partai. Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Taufich mengingatkan bahwa Bung Karno tidak hanya dikenal sebagai Proklamator Kemerdekaan dan penggali Pancasila, tetapi juga sebagai pemikir besar yang mewariskan konsep Trisakti.
Menurutnya, Trisakti merupakan gagasan kemandirian bangsa yang disampaikan Bung Karno dalam pidato kenegaraan pada 17 Agustus 1964 dan hingga kini masih relevan bahkan perlu dikuatkan karena saat ini Indonesia sedang dalam tantangan politik global dan ekonomi.
Tiga pilar utama Trisakti meliputi kedaulatan di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, serta berkepribadian dalam kebudayaan. Melalui konsep tersebut, Bung Karno menginginkan Indonesia menjadi bangsa yang benar-benar merdeka, tidak bergantung kepada pihak lain, dan tetap memiliki jati diri di tengah perubahan dunia.
Dalam bidang politik, bangsa Indonesia harus mampu menentukan arah kebijakannya sendiri tanpa campur tangan kekuatan asing. Sementara dalam bidang ekonomi, Indonesia didorong memanfaatkan sumber daya yang dimiliki agar tidak bergantung secara mutlak kepada kekuatan ekonomi luar negeri.
Adapun dalam bidang kebudayaan, masyarakat Indonesia diingatkan untuk tetap menjaga nilai-nilai lokal dan identitas bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. Karena itu, menurut Taufich, tugas generasi saat ini adalah melanjutkan serta mengimplementasikan pemikiran Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan tasyakuran berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dihadiri sekitar 125 peserta. Sesuai tradisi Jawa, acara diwarnai dengan sajian nasi tumpeng, jenang merah putih serta berbagai jajanan pasar yang dinikmati bersama sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.

Selain masyarakat sekitar kantor DPC, kegiatan juga dihadiri jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, badan dan sayap partai, pengurus PAC serta ranting sekitar. Tampak hadir Wakabid Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi Koperasi dan UMKM Endik Susilo, Wakabid Ideologi dan Kaderisasi Taufich, Wakabid Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak Sariati, Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Lina Ardian Tri Yuniati, Wakabid Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan Mudji Wantoro, Wakabid Hukum dan Advokasi Nanang Widi Wahyono, Wasekbid Internal Andry Suprapto serta Wakil Bendahara Diyah Rahayu Catur Setyarini.
Melalui tasyakuran tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar berharap semangat perjuangan Bung Karno terus hidup di tengah masyarakat dan menjadi penggerak gotong royong dalam membangun daerah maupun bangsa.












