Pengurus DPC PKB Kabupaten Blitar Telah Dikukuhkan, Siapkan Langkah Politik Menuju Pemilu 2029 dan Pilkada 2031

KafeBerita.com, Blitar – Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blitar periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di hall terbuka Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, Minggu (25/10/2026). Di bawah kepemimpinan Muhammad Rifa’i, PKB menargetkan perolehan 14 kursi DPRD Kabupaten Blitar pada Pemilu 2029.

Pengukuhan tersebut dirangkai dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab). Agenda ini menjadi langkah awal kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi kontestasi politik mendatang.

Banner DBHCHT Pemkab Blitar Agustus 2026

Muhammad Rifa’i, yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Blitar, resmi memimpin DPC PKB setelah menerima mandat definitif dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.

Rifa’i menegaskan bahwa persiapan menghadapi Pemilu 2029 harus dimulai sejak dini. Seluruh struktur partai diminta segera bergerak untuk memperkuat organisasi dan mempersiapkan langkah pemenangan.

“Pemilu itu tidak 2029, tapi besok. Mulai besok sudah harus menata semua struktur lembaga, banom PKB, mulai dari ranting, DPAC sampai DPC harus siap bekerja untuk pemenangan PKB pada pemilu yang akan datang,” tegas Rifa’i.

Konsolidasi akan dilakukan mulai tingkat ranting, Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), hingga DPC. Badan otonom dan seluruh kader juga diharapkan mengambil peran untuk memperkuat kerja organisasi di wilayah masing-masing.

Selain membenahi struktur, PKB Kabupaten Blitar menyiapkan kader potensial untuk menghadapi pemilihan legislatif. Partai juga membuka ruang lebih luas bagi generasi muda, khususnya kalangan milenial dan Generasi Z, untuk terlibat dalam politik.

Rifa’i menyatakan bahwa anak muda akan mendapat kesempatan untuk ikut menjadi bagian dari calon anggota legislatif PKB pada Pemilu 2029.

“Kalau di pemilihan legislatif, kita akan melibatkan banyak anak-anak muda, baik milenial maupun Gen Z, untuk nyaleg bersama PKB di 2029,” ungkapnya.

Pelibatan generasi muda menjadi bagian dari upaya regenerasi kader sekaligus memperkuat organisasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Kepengurusan baru yang banyak diisi wajah muda diharapkan dapat memperluas partisipasi dan menyiapkan sumber daya kader untuk menghadapi persaingan politik.

Selain menargetkan 14 kursi DPRD pada 2029, PKB Kabupaten Blitar juga mulai mempersiapkan langkah menghadapi Pilkada berikutnya yang diproyeksikan berlangsung pada 2031. Namun, penentuan figur yang akan diusung belum menjadi prioritas utama.

Rifa’i menempatkan konsolidasi internal dan penguatan kader sebagai pekerjaan awal yang harus dituntaskan. Dengan struktur organisasi yang siap bekerja, partai berharap dapat mempersiapkan diri menghadapi pemilihan legislatif maupun kepala daerah mendatang.

Dalam kegiatan pengukuhan tersebut, sejumlah perwakilan partai politik turut hadir. Rifa’i juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran PDI Perjuangan yang hadir dengan perwakilan pengurus secara lengkap.

Kehadiran perwakilan partai lain menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dan hubungan antarkekuatan politik di Kabupaten Blitar.

Melalui kepengurusan masa bakti 2026–2031, DPC PKB Kabupaten Blitar mulai memantapkan langkah menuju Pemilu 2029. Konsolidasi organisasi, penguatan kader, dan pelibatan generasi muda menjadi bagian dari strategi untuk mengejar target 14 kursi DPRD serta mempersiapkan agenda Pilkada mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *