Romy Soekarno Bekali Gen Z Hadapi Pemilu Digital: Check, Compare, Think, Decide

KafeBerita.com, Blitar – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong generasi Z membangun kemampuan berpikir kritis agar tetap merdeka menentukan pilihan politik di tengah derasnya informasi digital. Menurutnya, kemerdekaan memilih tidak cukup dijaga dari politik uang, tetapi juga dari hoaks, manipulasi informasi, hingga pengaruh algoritma.

Pesan tersebut disampaikan Romy dalam kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif serta Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu bersama Bawaslu di Kota Blitar. Kegiatan tersebut menyasar pemuda milenial dan Gen Z sebagai bagian dari penguatan kesadaran pengawasan pemilu.

Banner DBHCHT Pemkab Blitar Agustus 2026

Romy menilai perkembangan teknologi mengubah tantangan demokrasi. Pemilih tidak hanya menghadapi politik uang secara konvensional, tetapi juga dapat berhadapan dengan video palsu, suara buatan, akun otomatis, hingga konten yang dirancang untuk memengaruhi pilihan politik. Tantangan pengawasan semacam ini juga menjadi perhatian Bawaslu dalam memperkuat pengawasan partisipatif menuju Pemilu 2029.

Karena itu, Romy meminta Gen Z tidak mudah menentukan pilihan hanya berdasarkan sesuatu yang viral atau informasi yang sesuai dengan preferensi pribadi. Ia mengajak pemilih membangun kebiasaan memeriksa informasi sebelum mempercayainya.

“Check, compare, think, decide! Itulah jiwa merdeka di era digital,” ujar Romy.

Menurutnya, kedaulatan rakyat harus tetap menjadi prinsip utama meski teknologi, sistem pemilu, maupun regulasi dapat berubah. Pemilih harus mampu menjaga pilihannya agar tidak dikendalikan kepentingan pihak lain.

“Tidak ada uang yang lebih besar daripada harga diri, tidak ada kekuasaan yang lebih besar daripada keberanian, tidak ada hoaks yang lebih kuat daripada akal sehat, tidak ada algoritma yang lebih berkuasa daripada hati nurani,” tegas legislator senayan dari PDI Perjuangan tersebut.

Romy Soekarno Bawaslu Jatim Kabupaten Blitar Sosialisasi Jiwa Merdeka Pengawasan Pemilu Blitar Senin 21 September 2026
Anggota DPR RI Romy Soekarno bersama Gen Z dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar mengikuti sosialisasi dengan narasumber Bawaslu Jatim dan Kabupaten Blitar tentang pengawasan pemilu era digital pada Senin (21/9/2026).

Romy juga mendorong Bawaslu tidak hanya bergerak ketika pelanggaran sudah terjadi. Menurutnya, pengawasan perlu dibangun sejak sebelum tahapan pemilu melalui pendidikan politik dan pembentukan kesadaran masyarakat.

Ia bahkan mengusulkan pendekatan yang lebih terukur dalam pendidikan pemilih, termasuk pelatihan untuk membangun keberanian menolak politik uang. Bagi Romy, keberhasilan pengawasan demokrasi tidak cukup hanya diukur dari jumlah laporan atau perkara yang ditangani.

“Jangan hanya menghitung berapa laporan masuk, berapa perkara diproses, berapa pelanggaran ditemukan. Tambahkan satu pertanyaan: Apakah perilaku politik masyarakat berubah?” katanya.

Dalam pandangannya, generasi muda memiliki posisi penting karena mereka akan menjadi bagian besar dari pemilih pada pemilu mendatang sekaligus menjadi kelompok yang paling dekat dengan perkembangan teknologi digital.

Karena itu, Romy meminta Gen Z tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi masyarakat yang mampu menguji informasi dan menjaga orang-orang di sekitarnya dari manipulasi politik digital.

Cucu Pahlawan Proklamator Bung Karno itu menempatkan Bawaslu sebagai bagian penting dalam menjaga ruang tersebut. Menurutnya, tugas pengawasan bukan hanya memastikan aturan pemilu ditegakkan, tetapi juga menjaga agar rakyat tetap memiliki kebebasan menentukan masa depannya.

“Dan tugas kita adalah menjaga agar jiwa merdeka itu hidup dalam setiap pemilih Indonesia,” pungkasnya.

Adapun sosialisasi itu diisi narasumber Kordiv Pencegahan & Parmas Bawaslu Jatim, Eka Rahmawati, yang memberikan materi tentang tantangan pengawasan Pemilu 2029 dengan subtema kesiapan & isu krusial menjelang siklus tahapan baru. Kegiatan itu juga dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Nur Ida Fitria dan anggota Jaka Wandira, Masrukin, Nikmatus Sholihah, Narsulin.

Dirgahayu Republik Indonesia HUT RI Ke-81 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *